Gedbinlink’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Riset Februari 16, 2009

Diarsipkan di bawah: Biologi — gedbinlink @ 5:26 am
Tags:

PEMANFAATAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) UNTUK MENGAWETKAN PINDANG IKAN BANDENG (Chanos chanos)

Ramses Nita Hariawanty, Ema Rahmadani, Latifa Dinar

Penelitian dibiayai oleh Program PKM -Dikti

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian pengawetan pindang Ikan Bandeng (Chanos chanos) dengan menggunakan ekstrak Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Jeruk Nipis (C. aurantifolia) serta waktu perendaman yang mampu meningkatkan daya keawetan pindang Ikan Bandeng (C. chanos). Pemberian ekstrak jeruk nipis dilakukan terhadap ikan bandeng segar dalam berbagai konsentrasi (0%, 25%,50%,75% dan 100% v/v) dan waktu perendaman (0, 30, 60 menit). Pemindangan dilakukan selama 2-3 jam setelah diberi perlakuan perendaman ekstrak jeruk nipis. Pindang ikan bandeng kemudian disimpan di dalam wadah plastik, 3 ikan/boks dan disimpan dalam suhu ruangan selama lima hari. Pengamatan kualitas pindang bandeng dilakukan setiap hari , yang meliputi bau, rasa, warna, kekenyalan serta total koloni bakteri dan jamur yang tumbuh. Hasil menunjukkan bahwa terdapat penurunan kualitas pindang ikan bandeng yang diberi ekstrak jeruk nipis pada konsentrasi di bawah 100%. Pemberian ekstrak jeruk nipis pada konsentrasi 100% tidak mengubah warna serta tekstur ikan hingga hari ke-4 penyimpanan (α > 0,05), namun mengubah rasa serta bau (α < 0,05). Koloni bakteri mulai tumbuh pada hari ke-2 penyimpanan pindang ikan bandeng yang diberi ekstrak jeruk nipis konsentrasi 100% selama 60 menit. Pemberian jeruk nipis pada seluruh konsentrasi terbukti mampu menghambat pertumbuhan koloni jamur hingga hari ke-4 penyimpanan. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak Jeruk Nipis (C. aurantifolia) dapat digunakan untuk mengawetkan pindang Ikan Bandeng (C. chanos) pada konsentrasi 100%.

Kata Kunci : Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia), Pindang, Bandeng (Chanos chanos),Pengawetan.