Geodesic dan Geomatic Engineering

Posted: Juli 28, 2008 in geodesi
Tag:

Geodesi adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengukuran dan repesentasi dari bumi dan benda-benda langit lainnya, termasuk medan gaya berat lainnya, termasuk medan gaya berat masing-masing, dalam ruang tiga dimensi yang berubah dengan waktu.[International Ascociation of Geodesy, Rinner, 1979]

Geodesi adalah bidang ilmu interdisiplin yang menggunakan pengukuran-pengukuran pada permukaan bumi serta wahana pesawat dan wahana angkasa untuk mempelajari bentuk dan ukuran bumi, planet-planet dan satelit lainnya, serta perubahan-perubahannya; menentukan secara teliti posisi serta kecepatan dari titik itu ataupun objek-objek pada permukaan bumi atau yang mengorbit bumi dan planet-planet dalam suatu sistem referensi tertentu; serta mengaplikasikan pengetahuan tersebut untuk berbagai aplikasi ilmiah dan rekayasa dengan menggunakan matematika, fisika, astronomi, dan ilmu komputer [OSU,2001] .

Berdasarkan definisi modern geodesi dari IAG, Vanichek dan Krawkisky (1986), mengklasifikasikan tiga bidang kajian utama dari ilmu geodesi, yaitu :
a. penentuan posisi
b. penentuan medan gaya berat
c. variasi temporal dari posisi dan medan gaya berat,
dimana domain spasialnya adalah bumi beserta benda-benda langit lainnya. Setiap bidang kajian diatas mempunyai spektrum yang sangat luas, dari teoritis sampaipraktis, dari bumi sampai benda-benda langit lainnya dan juga mencakup matra darat, laut, udara, dan juga ruang angkasa.

Tujuan geodesi secara umum adalah menentukan bentuk dan ukuran bumi. Dalam menentukan bentuk bumi dan ukuran bumi diperlukan informasi geoid, dimana geoid merupakan suatu permukaan yang sangat penting dalam geodesi, karena geoid dapat dipergunakan sebagai permodelan bumi sekaligus sebagai referensi tinggi dalam pekerjaan pengukuran geodesi.

Geoid adalah bidang dimana setiap titiknya memiliki potensial medan gaya berat dengan nilai yang sama yang pada kondisi ideal berimpit dengan muka air laut rata-rata. Jika densitas massa bumi sama, maka bidang ini akan berupa bidang ellipsoid. Jarak vertikal antara geoid dan ellipsoid sepanjang garis normal ellipsoid dinamakan undulasi. Besarnya undulasi ini tergantung dari gaya berat bumi pada setiap titik. Jika gaya berta bumi dapat diketahui, maka undulasi akan dapat dihitung, dan permukaan geoid akan dapat ditentukan.

Ahmad Taupik/IMG 0236 (Admin)

Komentar
  1. Dicky mengatakan:

    Terima kasih infonya. Sy sdg memprtimbangkan untk masuk geodesi tahun depan..

    • sappm mengatakan:

      Tulisan yang menarik, teruslah berkarya
      di posting juga donks mengenai peralatan topographi dan penggunaannya di lapangan
      serta hubungannya dengan titik bor drilling di survey seismic
      salam kenal,

      Agung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s