K3 di kantor

Posted: Desember 27, 2008 in Tek. Lingkungan
Tag:

Pekerjaan merupakan aktivitas rutin, bekerja di perkantoran tidaklah lepas dari gejala penyakit jabatan. Salah satunya adalah gejala sick building syndrome yang ditandai dengan keluhan cepat lelah,hidung mampat,sakit kepala,kulit kemerahan,tenggorokan kering,iritasi mata,lemah dan lain-lain. Dalam UU no23/1992,tentang kesehatan pasal 23 mengenai kesehatan kerja disebutkan bahwa upaya kesehatan kerja wajib diselenggarakan pada setiap tempat kerja,khususnya tempat yang memiliki risiko bahaya kesehatan yang besar bagi pekerja agar dapat bekerja secara sehat tanpa membahayakan diri sendiri dan masyarakat sekelilingnya,untuk memperoleh produktivitas kerja yang optimal,sejalan dengan program perlindungan tenaga kerja. Hal-hal yang berhubungan pelaksanaan k3 perkantoran,yang pada dasarnya harus memperhatikan dua hal yaitu indoor dan outdoor. Konstruksi gedung beserta perlengkapan dan operasionalisasi terhadap risiko bahaya di kantor. permasalahan dan rekomendasi yang perlu dilakukan di kantor terkait kode dan aturan pelaksanaan k3 adalah jaringan atau sumber elektrik,kualitas udara, pencahayaan,kebisingan,display unit ,hygiene dan sanitasi, psikososial termasuk budaya kerja, maintenance alat dan training, ergonomik komputer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s